Reference: Atomic Design Methodology | Atomic Design by Brad Frost written by Dev Rando


<aside> <img src="/icons/book_gray.svg" alt="/icons/book_gray.svg" width="40px" />

Contents

</aside>

Apa itu Atomic Design?

image.png

Atomic Design adalah metodologi untuk menciptakan desain sistem UI yang modular, konsisten, dan dapat digunakan kembali. Metodologi ini terinspirasi dari konsep kimia, di mana UI dibangun dari komponen kecil (atoms) yang digabung menjadi unit yang lebih besar (molecules, organisms, dll.).


Lima Tingkatan Atomic Design

  1. Atoms

    Komponen paling kecil dan fundamental, seperti tombol, label, atau input.

  2. Molecules

    Gabungan beberapa atom yang membentuk unit kecil dengan fungsi spesifik.

  3. Organisms

    Struktur kompleks yang terdiri dari beberapa molecules dan atoms.

  4. Templates

    Layout halaman yang menempatkan organisms ke dalam struktur spesifik.

  5. Pages

    Implementasi nyata dari template dengan data atau konten spesifik.


Keuntungan Atomic Design

  1. Konsistensi: Komponen yang dapat digunakan kembali menjaga tampilan tetap seragam.
  2. Fleksibilitas: Mudah untuk menambah atau mengubah desain tanpa memengaruhi keseluruhan sistem.
  3. Efisiensi: Mengurangi pengulangan kerja dengan memanfaatkan komponen modular.
  4. Kolaborasi: Mempermudah komunikasi antar tim desain dan pengembang.